Arfiana (105104001)

  • Ø  Pengertian Psikolinguistik menurut beberapa pakar, yaitu sebagai berikut:

Harimurti Kridalaksana mengemukakan bahwa Psikolinguistik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara bahasa dengan perilaku dan akal budi manusia, ilmu interdisipliner linguistik dengan psikologi.

Hartley mengemukakan bahwa Psikolinguistik membahas hubungan bahasa dan otak dalam proses dan mengkomunikasikan ujaran dan dalam akuisisi bahasa. Hal yang penting adalah bagaimana memproses dan menghasilkan ujaran dan bagaimana akuisisi bahasa itu berlangsung.

Abdul Chaer mengemukakan bahwa Psikolinguistik mencoba menerangkan hakikat struktur bahasa, dan bagaimana struktur itu diperoleh, digunakan pada waktu bertutur, dan pada waktu memahami kalimat-kalimat dalam pertuturan itu.

Emmon Bach mengemukakan bahwa Psikolinguistik adalah suatu ilmu yang meneliti bagaimana sebenarnya pembicara atau pembicara/pemakai bahasa membentuk dan membangun kalimat-kalimat bahasa tersebut.

Langacker mengemukakan bahwa Psikolinguistik merupakan telaah akuisisi bahasa dan tingkah laku linguistik terutama mekanisme psikologis yang bertujuan pada kedua bahasa tersebut.

Paul Fraisse mengemukakan bahwa Psikolinguistik adalah hubungan antara kebutuhan kita untuk berekspresi dan berkomunikasi dan benda-benda yang ditawarkan kepada kita melalui bahasa yang kita pelajari sejak kecil dan tahap-tahap selanjutnya.

Robert Lado mengemukakan bahwa Psikolinguistik adalah gabungan melalui psikologi dan linguistik.

  • Yang mana lebih dahulu bahasa atau berpikir? kemukakan 1 teori!

Pada umumnya seseorang yang ingin berbahasa terlebih dahulu harus berpikir. Dengan memikirkan terlebih dahulu kata-kata yang ingin diucapkannya, maka kata-kata tersebut akan terdengar bagus dan sesuai dengan kaidah bahasa yang santun. Sebaliknya jika seseorang yang berbahasa tanpa berpikir terlebih dahulu cenderung mengeluarkan kata-kata yang tidak enak didengar, kasar dan bahkan tidak jarang menyinggung perasaan orang lain yang mendengarkannnya.

Pada hakikatnya dalam kegiatan berkomunikasi terjadi proses memproduksi dan memahami ujaran.  Dapat dikatakan bahwa psikolinguistik adalah studi tentang mekanisme mental yang terjadi pada orang yang menggunakan bahasa, baik pada saat memproduksi atau memahami ujaran .Dengan kata lain, dalam penggunaan bahasa terjadi proses mengubah pikiran menjadi kode dan mengubah kode menjadi  pikiran. Ujaran merupakan sintesis dari proses pengubahan konsep menjadi kode, sedangkan pemahaman pesan tersebut hasil analisis kode.
Bahasa sebagai wujud atau hasil proses dan sebagai sesuatu yang diproses baik berupa   bahasa  lisan  maupun  bahasa  tulis,  sebagaimana  dikemukakan   oleh  Kempen (Marat, 1983: 5) bahwa Psikolinguistik adalah studi mengenai manusia sebagai pemakai bahasa, yaitu studi mengenai sistem-sistem bahasa yang  ada pada manusia yang dapat menjelaskan cara manusia dapat menangkap ide-ide orang lain dan bagaimana ia dapat mengekspresikan ide-idenya sendiri melalui bahasa, baik secara tertulis ataupun secara lisan. Apabila dikaitkan dengan keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh seseorang, hal ini berkaitan dengan keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Semua bahasa yang diperoleh pada hakikatnya dibutuhkan untuk berkomunikasi. Karena itu,  Slama (Pateda, 1990: 13) mengemukakan bahwa psycholinguistics is the study of relations between our needs for expression and communications and the means offered to us by a language learned in one’s childhood and later ‘psikolinguistik adalah telaah tentang hubungan  antara kebutuhan-kebutuhan kita untuk berekspresi dan berkomunikasi dan benda-benda yang ditawarkan kepada kita melalui bahasa yang kita pelajari sejak kecil dan tahap-tahap selanjutnya. Manusia hanya akan dapat berkata dan memahami satu dengan lainnya dalam kata-kata yang terbahasakan. Bahasa yang dipelajari semenjak anak-anak bukanlah bahasa yang netral dalam mengkoding realitas objektif. Bahasa memiliki orientasi yang subjektif dalam menggambarkan dunia pengalaman manusia. Orientasi inilah yang selanjutnya mempengaruhi bagaimana manusia berpikir dan berkata.

Sumber: https://psikolinguistik10a.wordpress.com/2012/03/12/psikolinguistik-2/

http://www.syafir.com/2011/11/20/definisi-psikolinguistik

http://susilo.adi.setyawan.student.fkip.uns.ac.id/2009/10/21/pikiran-dan-bahasa-dalam-kajian-psikolinguistik/

 

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s