tugas psikolinguistik 4

TEORI PEMBELAJARAN DALAM PSIKOLOGI

  1. 1.        Teori-teori stimulus dan respon
    1. a.       Ivan Petrovich Pavlov

Proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.

Contoh : awalnya saya belum suka makan tahu isi tapi karena teman-teman selalu makan akhirnya saya penasaran untuk mencoba makan juga. Seringnya teman-teman beli tahu isi, merangsang saya untuk memakannya, karena selalu makan saya jadi menyukainya hingga sekarang. Dari contoh di atas, rasa penasaran saya untuk memakan tahu isi tersebut adalah stimulusnya dan ketika saya memakan tahu isi tersebut itu adalah responnya.

 

  1. b.      Teori Asosiasi Edward L. Thorndike

Berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh Edward L. Thorndike bahwa belajar itu terjadi dengan cara mencoba-coba dan dan membuat salah.

Contoh : saya sangat suka makan sayur tumis kangkung yang dimasak dengan resep ibu saya. Saya belajar memasak tumis kangkung seperti yang dimasak ibu saya. Pada awal saya membuatnya, rasanya belum enak dan saya sendiripun belum suka. Beberapa hari kemudian saya membuat lagi samape akhirnya saya bisa dan enak menurut saya.

Dari contoh tersebut, rasa keinginan saya yang tinggi untuk memakan tumis kangkung itu merupakan stimulus dan saya yang belajar memasak sampe berulang-ulang yang berawal dari salah  hingga akhirnya bisa adalah responnya.

 

  1. c.       Teori Behaviorisme dari john Broades Watson

Beliau menekankan pentingnya pendidikan dalam perkembangan tingkahlaku. Ia percaya bahwa memberikan kondisioning tertentu dalam proses pendidikan, maka akan dapat membuat seorang anak mempunyai sifat-sifat tertentu

Contoh : pada saat saya di kampong saya identing berbahasa jawa sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh orang kampong tapi ketika saya berada dimakassar maka saya cenderung berbahasa dengan menggunakan bahasa kedua yatu bahasa Indonesia untuk berkomunikasi.

  1. d.      Teori kesegaran dari Edwin Guthrie

Saran utana teori ini adalah guru harus dapat mengasosiasikan stimulus respon secara tepat. Pembelajaran harus dibimbing malakukan apa yang dipelajari. Dalam mengelolah kelas guru tidak boleh memberikan tugas yang mungkin diabaikan oleh anak.

Contoh : saya pernah mendapatka nilai rendah sewaktu saya SMA, setelah saya mengikuti pengulangan saya mendapatkan nilai yang memuaskan.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s