tugas 4

TEORI PEMBELAJARAN DALAM PSIKOLOGI

1.      Teori-teori Stimulus Respon Ivan Petrovich Pavlovtan

Classic Conditioning (pengkodisian atau persyaratan klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diiiginkan.

Contoh urutan kejadian tori Ivan Petrovich Pavlovtan terhadap aktifitas sehari-hari saya.

  1. US (Unconditioned stimulus)= stimulus asli atau netral: Stimulus tidak dikondisikan yaitu stimulus yang langsung menimbulkan respon, misalnya alarm dapat merangsang saya untuk cepat bangun
  2. UR (Unconditioned Respon)= disebut perilaku responden (responden behavior) respon tak bersyarat, yaitu respon yang muncul dengan hadirnya US, Anha cepat bangun karena bunyi alarm
  3. CS (Conditioning stimulus): stimulus bersyarat, yaitu stimulus yang tidak dapat langsung menimbulkan respon. Agar dapat menimbulkan respon perlu dipasangkan dengan US secara terus-menerus agar dapat menimbulkan respon. Misalnya suara ayam berkokok dan cahaya matahari akan menyebabkan anha cepat bangun
  4. CR (conditioning respons): respons bersyarat, yaitu respon muncul dengan hadirnya CS, Misalnya Anha tetap cepat bangun walau tidak mendengar bunyi alarm

Contoh Teori-teori Stimulus Respon Ivan Petrovich Pavlovtan dalam aktifitasku

Kebisaan saya yaitu menggunakan alarm, sebelum tidur saya menytel alarm pada pukul 05.30 setelah terbiasa tanpa alarm pun saya bisa bangun karena selain alarm saya juga mendengar suara ayam berkokok dan melihat cahaya matahari yang semakin cerah

2.      Teori Asosiasi Edward L Thorndike

Dalam teori Edward L Thorndike bentuk belajar yang paling khas baik pada hewan dan manusia menurutnya “trial and error learning atau selecting and connecting learning” dan berlangsung menurut hukum-hukum tertentu. Supaya tercapai hubungan stimulus dan respon perlu adanya kemampuan untuk memilih respons yang tepat serta melalui usaha-usaha atau percobaan-percobaan  (trials) dan kegagalan (error) terlebih dahulu.

Contoh Teori Asosiasi Edward L Thorndike dalam aktifitasku

Awalnya saya tidak bisa mengendarai sepeda bahkan menaikinya pun saya sering terjatuh tetapi dengan mencoba berlatih dan terus berusaha untuk  bisa akhirnya saya bisa menaiki dan mengendarai sepeda tersebut

3.      Teori behaviorisme dari John Broades Watson

Teori perubahan perilaku (belajar) dalam kelompok behaviorisme ini memandang manusia sebagai produk lingkungan. Segalah perilaku manusia sebagian besar akibat pengaruh lingkungan sekitarnya

Contoh  teori behaviorisme dari John Broades Watson dalam aktifitasku

Di lingkungan kampus saya mayoritas orang berdialek bugis, akhirnya saya terbiasa dengan dialek mereka dan mampu mengucapkan  bahkan mengerti  tentang dialek tersebut.

4.      Teori Kesegaran dari Edwin Guthrie

Azas belajar Gutrie yang utama adalah hukum kontiguiti.penguatan sekedar hanya melindungi hasil belajar yang baru agar tidak hilang dengan jalan mencegah perolehan respon yang baru. Hubungan antara stimulus dan respon bersifat sementara, oleh karena dalam kegiatan belajar peserta didik perlu sesering mungkin diberi stimulus agar hubungan stimulus dan respon bersifat lebih kuat dan menetap

Contoh Teori Kesegaran dari Edwin Guthrie

Saya pernah tersakiti oleh seorang pria dan sangat terpuruk serta tidak bersemangat melakukan aktifitas, tetapi setelah memberi motifasi untuk semangat dan ia mengatakan bahwa di dunia ini pria bukan hanya dia seorang, masih banyak yang lain yang lebih baik. Dengan adanya motifasi tersebut maka saya kembali bersemangat dan bangkit dari keterpurukan

5.      Burhuss Frederich Skinner

Skinner menyatakan bahwa unsur terpenting dalam belajar adalah penguatan (reinforcement) maksudya pengetahuan yang terbentuk melalui ingatan stimulus-respon akan semakin kuat apabila diberi penguatan. Skinner membagi penguatan menjadi 2 yaitu pengutan negative dan pengutan positif

Penguatan Negatif:

Kebiasaan saya itu malas mencuci piring, tetapi ibu saya selalu marah jika saya tidak melakukannya. Karena sering dimarahi maka saya rajin mencuci piring, tanpa dimarahi pun saya melaksanakannya (mencuci piring)

Penguatan positif:

Saya malas belajar terus ayah saya memberi penguatan dengan mengatakan jika kamu rajin belajar dan bisa mendapatkan peringkat satu maka ayah akan memberi sebuah hadiah, akhirnya dengan penguatan  positif tersebut saya rajin belajar.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s