tugas pisikolingustik sridzurriyaani

Nama : sri dzurriyaani

Nim    : 105104030

Teori-teori Stimulus Respon

  1. a.      Ivan Petrovich Pavlov

Cara berpikirnya adalah sepenuhnya cara berpikir ahli ilmu faal, bahkan ia sangat anti terhadap psikologi karena dianggap kurang ilmiah.  Dalam penelitian-penelitianya ia selalu berusaha menghindari konsep-konsep maupun istilah-istilah psikologi. Sekalipun demikian , peranan Pavlov dalam psikologi sangat penting , karena studinya mengenai refleksi-refleksi akan merupakan dasar bagi perkembangan aliran psikologi behaviorisme.

Dengan menerapkan strategi Pavlov ternyata individu dapat dikendalikan melalui cara mengganti stimulus dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan , sementara individu tidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dari luar dirinya. Ia juga menemukan bahwa refleksi terkondisi akan tertekan bila rangsangan ternya telalu sering “salah”.

Contoh :

semenjak saya jadi anak kos. Saya jarang memasak, jadinya selalu makan makanan yang instan. Karena saya sring dikirimkan maknan dan minuman ,terutama minuman coca cola sama bunda saya, sehingga samapi sekarang, kalau dalam sehari saya tidak minum minuman tersebut, saya tidak bisa berfikir dan bekereja degan baik. Walaupun saya tahu kalau minuman tersebut tidak baik untuk kesehatan dan dapat menyebabkan kegemukan karena memiliki gula dan kalestrol tinggi. Tapi harus bagai mana lagi ini merupakan kebiasaan yang tidak bisa saya tinggalkan , karen sehari saja saya tidak minum  kepala saya terasa sakit.

  1. b.      Teori Asosiasi Edwar L.Thorndike

Salah seorang penganut paham psikologi tingkah –laku. Berdasarkan hasil percobaan di laboratorium yang menggunakan beberapa jenis hewan, ia mengemukakan suatu tori belajar yang dikenal dengan teori “pengaitan”. Teori tersebut menyatakan bahwa belajar pada hewan dan manusia pada dasarnya berlangsung meurut pribsip yang sama yaitu belajar menrupakan pritiwa terbentuknya ikatan (asosiasi) antara peristiwa-peristiwa yang stimulasi dengan respon yang diberikan atas stimulasi tersebut.  Teori “ trial and error “  atau “  selecting and conecting”., yaitu bahwa belajar itu terjadi dengan cara mencoba-coba dan membuat salah.

Contoh :

Dalam kehidupan pribadi saya, teori ini sangat sesuai dengan kehidupan saya, karena dengan sistem coba-coba, maka alhamdulillah saya bisa seperti sekarang ini. Bekerja sambil kulih dan tidak bergantung lagi dengan orang tua saya. Mula-mula saya berbisnis pulsa karena saya melihat pulsa itu tidak ada matinya, namun ternya saya malah rugi, karena pulsa itu kebayakan saya yang pake. Kemudia saya beralih propesi membuat usaha kecil kripik kentang. Namun disitu saya gagal juga karena pasaranya susah. Sehingga pada waktu saya ke bandung saya  coba-coba melirik di dunia bisnis pakaian, karena memg disana harga baju , tas dan sepatu murah. Karena kota bandung itu terkenal akan pakaianya, sehingga saya coba- coba pasarkan di facebook  alhamdulilah ternyata banyak peminatnya,sehingga dari hasil jualan saya , saya membeli hp BlackBerry dan membuat grub di BlackBerry messeger dan alhamdulilah pemintnya semakin besar sehingga alhamdulillah sekarang saya tidak dibiayai oleh orang tua saya. Dan setiap bulanya saya mengirimkan uang kepada orang tua saya dikampung.

  1. c.      Toeri Behaviorisme dan John Broades watson

John watson dalam beberapa karyanya, psikologi haruslah menjadi yang obyektif, oleh karena itu ia tidak mengaku adanya kesadaran yang hanya diteliti melalui metode introspeksi. Waston berpendapat bahwa psikologi harus dipelajari seperti orang mempelajari ilmu pasti atau ilmu alam. Oleh karena  itu, psikoligi harus dibatasi dengan ketat pada peneyelidikan-penyelidikan tentang tingkahlaku yang nyata saja. Penekanan Teori  behviorisme adalah perubahan tingkah laku setelah terjadi proses belajar dalam diri siswa. Teori Belajar Behavioristik mengandung banyak variasi dalam sudut andang. Pelopor-pelopor pendekatan Behavioristik padadasrnya berpgang pada keyakinan bahwa banyak prilaku manusia merupakn hasil suatu proses belajar dan karena itu , dapat diubah dengan belajar baru.

Contoh :

Saya suka sekali makan kue puding dan kue bolu, setelah saya mengikuti kursus selama  1 bulan , di ibu aji murni. Alhamdulilah saya bisa membuat kue puding degan kue tar. Ini merupakan proses belajar menurut teori behavirios.

  1. d.      Teori Kesegaran dari edwin Guthrie.

Azaz belajar Guthrie yang utama adalah hukum Kontiguiti. Yaitu gabungan stimulus-stimulus yang disertai gerakan pada waktu timbul kembali cenderung akan diikuti oleh gerakan yang sama. Guthrie juga menggunakan variabel hubungan stimulis dan respon untuk menjelaskan terjadinya proses belajar. Belajar terjadi karenagerakan terakhir yang dilakukan mengubah situasi stimulus sedangkan tidak ada respon lain yang terjadi.

Contohnya :

Saya melakukan bisnis online baju dan tas , karena say ingin mendapatkan untung. Jadi kalau saya tidak melakukan bisnis tersebut saya tidak bisa mendapatkan uang dan  hidup seperti sekarang ini. Contoh lain akhir-akhir ini saya rajin melaksanakan tugas rumah karena saya ingin dpat hadia dari saudara saya berupa camera connon d201. Karena hadia tersebut apapun pekerjaan rumah saya selesaikan tepat waktu.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s