TUGAS 5 PSIKOLINGUISTIK NURHERNIATI

GANGGUAN BERBICARA, BERBAHASA DAN BERFIKIR MANUSIA

  • Bahasa merupakan suatu wujud yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Bahasa adalah milik mutlak manusia dan telah menyatu dengan pemiliknya. Bahasa selalu muncul dalam setiap aspek kehidupan manusia. Tidak ada satu kegiatan manusia yang tidak disertai penggunaan bahasa. Oleh karena itu, defenisi bahasa menjadi beragam sejalan dengan bidang kegiatan tempat di mana bahasa itu digunakan. Bahasa dapat didefinisikan dari berbagai sudut pandang.  Namun, secara sederhana bahasa merupakan sarana komunikasi yang berupa ungkapan dari pikiran manusia.
  • ` Bahasa juga merupakan suatu sistem simbol lisan yang bersifat mana suka yang dipakai oleh anggota suatu masyarakat bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi antarsesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama.Jadi,  dapatlah diartikan bahwa bahasa merupakan suatu sistem, sama dengan sistem-sistem yang lain, yang sekaligus bersifat sistematis.
  •  Bahasa bukanlah suatu sistem tunggal melainkan juga dibangun oleh sejumlah subsistem yang terdiri  atas fonologi, sintaksis dan leksikon. Selain itu,  bahasa juga bukan sekedar alat interaksi sosial, melainkan juga memiliki fungsi dalam berbagai bidang, salah satunya adalah neurologi (otak).Secara fonologi, penguasaan suatu bahasa dimulai dari otak lalu dilanjutkan pelaksanaannya oleh alat-alat bicara yang melibatkan sistem saraf otak. Seorang manusia yang normal fungsi otak dan alat bicara, tentu dapat berbahasa dengan baik. Namun, mereka yang memiliki kelainan fungsi otak dan alat bicaranya, tentu mempunyai kesulitan dalam berbahasa, dengan kata lain kemampuan berbahasanya terganggu.
  • Secara medis ada gangguan berbicara, ada gangguan berbahasa dan ada gangguan berfikir. Berikut akan diulas secara singkat mengenai ketiga gangguan tersebut.
  1. Berbicara merupakan aktivitas motorik yang mengandung modalitas psikis. Oleh karena itu, gangguan berbicara ini dapat dikelompokkan ke dalam 2 kategori. Pertama gangguan mekanisme berbicara yang berimplikasi pada gangguan organik, dan kedua, gangguan berbicara psikogenik.
  2. Gangguang berfikir menyebabkan ekspresi verbal yang terganggu yang menyebabkan hal-hal seperti pikun (demensia), sisofrenik, depresif, gangguan lingkungan sosial.
  3. Gangguan berbahasa. Berbahasa berarti berkomunikasi dengan menggunakan suatu bahasa, untuk dapat berbahasa diperlukan kemampuan mengeluarkan kata-kata. Ini berarti darah Broca dan wernike hans berfungsi dengan baik. Kerusakan pada daerah tersebut dan sekitarnya menyebabkan terjadinya gangguan bahasa yang disebutafasia/afemia.
  1. A.  GANGGUAN BERBICARA
  1. Akibat Faktor Resonansi : Menyebabkan suara yang dihasilkan menjadi bersengau. Pada orang sumbing,misalnya,suaranya menjadi bersengau (bindeng) karena rongga mulut dan rongga hidung yang digunakan untuk berkomunikasi melalui efek di langit-langit keras (palatum),sehingga resonansi yang seharusnya menjadi terganggu. Hal ini trjadi juga pada orang yang mengalami kelumpuhan pada langit-langit lunak (velum).

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

Nama               : Selfi

Usia                 : 18 tahun

Pekerjaan         : Pembantu RT

Ciri-ciri            : Putih,lumayan tinggi,rambut hitam dan lurus,langsing.

Alamat                        : Daerah sekitar soppeng

Dari kecil waita ini memang suaranya sudah bersengau (bindeng) bukan di karenakan bibirnya sumbing tetapi ini di bawa sejak lahir sampai sekarang

A (Selfi)          : “Kenapa ambil itu padahal bukan punya mu”

(karena suaranya sengau akhirnya dia mengatakan “apah abil isu                  ukan unya muh”

  1. B.  GANGGUAN BERBAHASA

 

  1. Afasia Motoris : Kelainan ini ditandai dengan kesulitan dalam mengkoordinasikan atau menyusun fikiran,perasaan dan kemauan menjadi simbol yang bermakna dan dimengerti oleh orang lain. Apabila bertutur kalimatnya pendek-pendek dan monoton,seseorang dengan kelainan ini mengerti dan dapat menginterpretasikan rangsangan yang diterimanya,hanya untuk mengekspresikannya mengalami kesulitan.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

Nama               : Salim

Usia                 : 60-65 tahun

Pekerjaan         : Pengangguran

Ciri-ciri            : Hitam,kepala botak,kurus,pendek

Alamat                        : Daerah bagian soppeng

Bapak ini boleh dikatakan kemampuan berpikirnya sudah kurang karena bertambahnya usia,dia tinggal di rumah keluarga yang mau menampungnya karena tidak mempunyai istri maupun seorang anak,terkadang orang mengatakan dia gila karena setiap kali ditanya tidak memberikan respon meskipun dia mengerti apa maksud dari penanya tersebut,ketika ditanya “ rumah bapak dimana? “ maka dengan menunjuk ke arah selatan,dan dengan kesal karena tidak ada kemampuan dalam ucapannya.Maka dari itu dia dianggap gila karena tidak mengeluarkan kata atau memberi penjelasan yang tepat sewaktu ditanya.

  1. C.  GANGGUAN BERPIKIR

 

  1. Akibat depresi : adalah penyakit suasana hati. Penyakit depresi lebih dari sekedar kesedihan atau duka cita. Depresi adalah kesedihan atau duka cita yang lebih hebat dan bertahan terlalu lama.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

Nama               : Sufu

Usia                 : Sekitar 58-62 tahun

Pekerjaan         : Pengangguran

Ciri-ciri            : Hitam,rambut ikal,pendek,kurus.

Alamat                        : Tidung Raya

Orang-orang mengatakan dia gila karena penampilannya yang seperti orang gila,tidak memakai baju,tidak pernah mandi,rambut tidak pernah di sisir,tidak memakai sandal,boleh dikatakan tidak terurus,tempat tinggalnya pun tidak tetap terkadang dia tidur di depan ruko,depan mesjid bahkan di pinggir jalan hertasning,orang mengatakan dia depresi karena kehilangan keluarganya kerna dulu kerjaannya hanya judi dan mabuk-mabukan bahkan terkadang tidak pulang ke rumah.Dan sepeninggal keluarganya dia jadi depresi tidak ada keluarga satu pun yang mencarinya.

Dia selalu berteriak tanpa sadar apa yang diucapkannya itu,seperti :

“Allahu Akbar ya allah”

“Alhamdulillah”

“ooo di mana,pergi sana setan”

“siap,,,jalan” (sambil tertawa)

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s