sri dzuuriyaani tugas gangguan berbahasa

GANGGUAN BERBAHASA

  1. GANGGUAN BERBICARA

Nama               : Drs.H.Jafar Usman

Alamat                        :  Bila Selatan _soppeng

Umur               : 65 tahun

Terkena penyakit gangguan berbahasa(srtoke)

Gejala klasik yang mungkin semua orang sudah ketahui mengenai stroke adalah lemas atau kesemutan separuh badan. Gejala stroke menyesuaikan lokasi dan luas area otak yang terkena. Gejala yang seringkali terlihat sepintas adanya sudut bibir yang tertinggal, tangan dan kaki yang lemas. Terlebih dari gangguan yang bersifat motorik tubuh, ada juga gejala stroke lainnya yang jarang disinggung. Seperti gangguan berbahasa, gangguan berbicara, gangguan menelan, gangguan emosi, gangguan memori dan juga depresi.

Alasanya :

Sekitar setahun lalu  paman saya, yang bekerja sebagai kepala dines dikmudora kabupaten soppeng terkena penyakit gangguan berbicara (strok) karena pekerjaanya sebagai kepala dines yang sangat berat, menjadi orang sibuk,  sehingga beliau stress dan masuk di rumah sakit wahidin makassar. Beliau ternyata mengalami strese berat dan akhirnya stroke. Sehingga sekarang beliau mengalami penyakit  jenis afasia (gangguan berbahasa). Beliau masih bisa menangkap apa yang orang lain ingin sampaikan tetapi mengalami kesulitan untuk mengungkapkan apa yang dia mau baik dalam ucapan, maupun tulisan. Otomatis pekerjaannya sebagai kepala dines pendidikan dan olahraga kab.soppeng ditinggalkan.

  1. GANGGUAN BERBAHASA

Nama               :  Nurasisah

Umur               : 14 tahun

Alamt              : Todopuli raya permuahan green lesidence pk 7

Penyakit          : Gangguan syntax

Gangguan berbahasa ditandai dengan ketidak mampuan anak untuk berdialog interaktif, memahami pembicaraan orang lain, mengerti dan atau menggunakan kata-kata dalam konteks yang „nyambung“ baik verbal maupun non verbal,menyelesaikan masalah, membaca dan mengerti apa yang dibaca, serta mengekspresikan pikirannya melalui kemampuan berbicara atau menyampaikannya lewat bahasa tulisan .

Beberapa karakteristik dari gangguan berbahasa meliputi penggunaan kata yang tidak tepat, ketidak mampuan untuk menyampaikan pendapat, ketidaktepatan dalam penggunaan pola gramatikal, kosa kata yang minimal jumlahnya, dan ketidak mampuan untuk mengikuti instruksi. Mereka juga mengalami kesulitan dalam mengatur syntax. Syntax adalah aturan bagaimana susunan kata ditempatkan dalam suatu kalimat.

Alasanya :

Ketika  anak ini dalam berbicara dan berkomunikasi dalam sehari-hari, orang yang mendengarkan sulit memahami, contohnya saja ketika anak ini berkomunikasi dengan mama:

Contoh gangguan syntax: “aku mau makan mi goreng” menjadi “aku mi goreng mau makan”.
ini merupakan gangguan pada syntax nya. Tetapi  anak ini masih bisa bersekolah, dan sekarang anak ini sudah kelas 2 smp wahyu makassar.

  1. GANGGUAN BERPIKIR

Nama               : Ahmad Nughraha

Umur               : 23 tahun

Alamt              : Abd.Dg Sirua Paropo 2 no 4 makassar

Penyakit          : Pikun

Pikun adalah kondisi dimana seseorang mengalami kehilangan fungsi otak yang bersifat progesif (berkembang semakin memburuk) seperti gangguan daya ingat, perilaku, sikap, dan berkomunikasi yang akhirnya dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Dalam keadaan stres berat dan depresi, seseorang memang cenderung mengalami penurunan fungsi kognitif (daya berpikir) sehingga tidak mampu memahami sesuatu dengan baik. Semakin beratnya tingkat stres yang muncul, akan semakin cepat memicu atau memperberat demensia. Namun, jika stres segera ditangani, maka fungsi ingatan dapat pulih kembali.

Kurangnya Waktu Tidu dapat menyebabkan gangguan berpikir.  Kurangnya Olahraga Kurangnya Stimulasi Intelektual Alkohol Merokok Penggunaan Obat Terlarang,

Alasan :

Dulu anak mudah ini  merupakan penyusaha sukses yang kaya raya dia tetangga saya, tapi ketika dia  menggalami stere, pada wktu  dia ditipu oleh teman kerjanya sendiri, sehingga dia lari di obat- obataan terlarang serta minum ,minuman alkohol . sehingga sekarang dia jadi sekit depresi dan pikun. Contohnya dia menyuruh saya membelikanya rokok, ketika saya memberikanya rokok tersebut, dia langsung lupa, dia mengatakan, : sejak  kapan saya menyuruhmu beli rokok ini?” dan pernah juga saya jalan –jalan bersama dia.ketika  dia singgah dipertamina untuk beli bensi motornya. Saya disutuh menunggu dan ketika dia sudah selesai mengisikan bensin motornya, dia langsung pergi dan meninggalkan saya. Ternyata dia lupa kalau saya masih ada dipertemina, dia sangka kalau dia pergi sendiri, tanpa ada orang dia temani.

.

.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s