psikolinguistik( harmianti )

PSIKOLINGUISTIK

HARMIANTI

105104021

A  PBSI

Contoh Gangguan Berbicara, Berbahasa, dan Berpikir

  1. 1.      Gangguan Berbicara

Gangguan berbicara adalah gangguan yang diakibatkan oleh adanya alat ucap manusia yang mengalami kerusakan, seperti: kerusakan pada pita suara, lidah, otot-otot yang membentuk rongga mulut serta kerongkongan dan paru-paru.

Contoh orang yang mengalami gangguan berbicara:

Nama: Muh. Risal

Jenis kelamin: laki-laki

Alamat di Makassar: Alauddin III

Alamat di Selayar : Desa Batang, Pulau Kayuadi

Umur:  21 tahun

Penyebab:

Orang ini tergolong gangguan berbicara dikarenakan ada kerusakan pada alat ucapnya yaitu pada ujung lidahnya, pada bagian ujung lidahnya melengkung ke dalam dan seperti tidak memiliki ujung, sehingga apabila ia menyebut huruf “ R “ maka pengucapannya tidak jelas.

Contoh: kata rasa ia sebut lrasa

Kata merah ia sebut melra

  1. 2.      Gangguan Berbahasa

Gangguan berbahasa gangguan yang disebabkan oleh kerusakan pada otak berupa broca atau wernicke.

Contoh orang yang mengalami gangguan berbahasa ( bisu ):

Nama: Nurpati

Jenis kelamin: Perempuan

Alamat:  Desa Batang, Pulau Kayuadi

Umur: 36 tahun

Penyebab:

Orang ini tergolong gangguan berbahasa karena terdapat kerusakan pada otaknya yaitu di bagian otak sebelah kanan ( wernicke ). Semasa hidupnya ia tidak pernah bisa berbahasa karena dibawa sejak lahir. Apabila ia ingin berkomunikasi dengan orang lain maka ia menggunakan isyarat untuk menjelaskan kepada lawan bicaranya agar  mengerti tentang apa yang ia maksud. Yang bisa ia katakan hanyalah kata: mmmmaaaa

  1. 3.      Gangguan Berpikir

Gangguan berpikir adalah gangguan  yang terjadi pada otak bagian kiri. Ekspresi verbal yang terganngubersumber atau disebabkan oleh pikiran yang terganggu.

Contoh orang yang mengalami gangguan berpikir ( pikirannya tidak normal ):

Nama: Ancu

Jenis kelamin: laki-laki

Alamat: Mutiara Permai, Gowa

Umur: 12 tahun

Penyebab:

Orang ini tergolong gangguan berpikir karena pada saat ia dikandung, hingga ia dilahirkan ternyata ia lahir sebelum cukup sembilan bulan. Ia hanya 7 bulan berada dikandungan ibunya, sehinnga pada saat lahir hingga sekarang ia tidak mempunyai pikiran normal selayaknya orang lain yang normal. Kebiasaann sehari-harinya yaitu keluar rumah terus tanpa tahu tujuannya, setiap ia bertemu dengan orang di jalan ia mengira bahwa itu adalah temannya, ia berlaku sangat akrab hingga selalu membingungkan orang yang bertemu dengannya. Ia selalu ketawa tanpa ada sesuatu yang lucu atau pun yang pantas untuk diketawai.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s