TUGAS 5 PSIKOLINGUISTIK (Fitrah)

GANGGUAN BERBAHASA

Bahasa merupakan suatu sistem simbol lisan yang bersifat mana suka yang dipakai oleh anggota suatu masyarakat bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi antarsesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama.Jadi,  dapatlah diartikan bahwa bahasa merupakan suatu sistem, sama dengan sistem-sistem yang lain, yang sekaligus bersifat sistematis. Bahasa bukan sekedar alat interaksi sosial, melainkan juga memiliki fungsi dalam berbagai bidang, salah satunya adalah neurologi (otak). Secara fonologi, penguasaan suatu bahasa dimulai dari otak lalu dilanjutkan pelaksanaannya oleh alat-alat bicara yang melibatkan sistem saraf otak. Seorang manusia yang normal fungsi otak dan alat bicara, tentu dapat berbahasa dengan baik. Namun, mereka yang memiliki kelainan fungsi otak dan alat bicaranya, tentu mempunyai kesulitan dalam berbahasa, dengan kata lain kemampuan berbahasanya terganggu.

Secara medis menurut Sidharta (1984) gangguan berbahasa itu dapat dibedakan atas tiga golongan, yaitu (1) gangguan berbicara, (2) gangguan berbahasa, dan (3) gangguan berfikir.

  • Gangguan berbahasa

Untuk dapat berbahasa diperlukan mengeluarkan kata-kata. Ini berarti, daerah Broca dan Wernicke harus berfungsi dengan baik. Kerusakan pada daerah tersebut dan sekitarnya menyebabkan terjadinya gangguan bahasa yang disebut afasia, dalam hal ini Broca sendiri menamai afemia.

Contoh orang yang mengalami gangguan berbahasa:

Nama               : Suarni

Alamat              :Cempae, Kab. Soppeng

Umur               :37 Tahun (Afasia motorik subkortikal)

Penyebab        : Sandi-sandi perkataan di lapisan permukaan (korteks) daerah Broca, maka apabila kerusakan terjadi pada bagian bawahnya (subkortikal) semua perkataan masih tersimpan utuh di dalam gudang. Namun, perkataan itu tidak dapat dikeluarkan karena hubungan terputus, sehingga perintah untuk mengeluarkan perkataan tidak dapat disampaikan. Melalui jalur lain tampaknya perintah untuk mengeluarkan perkataan masih dapat disampaikan ke gudang penyimpanan perkataan itu (gudang Broca) sehingga ekspresi verbal masih mungkin dengan pancingan. Jadi, penderita afasia motorik subkortikal tidak dapat mengeluarkan isi pikirannya dengan menggunakan perkataan, tetapi masih bisa mengeluarkan perkataan dengan membeo.

  • Gangguan Berbicara

Berbicara merupakan aktivitas motorik yang mengandung modalitas psikis. Oleh karena itu, gangguan   berbicara ini dikelompokkan ke dalam dua kategori. Pertama, gangguan mekanisme berbicara yang berimplikasi pada gangguan organik dan kedua, gangguan berbicara psikogenik.

Contoh orang yang mengalami gangguan berbicara:

Nama               : Banta

Umur               : 42 Tahun

Alamat             : Bellalao, Kab. Soppeng (gagap)

Penyebab        : Dari fisiknya yaitu berasal dari keturunan yang menyebabkan ketidaksempurnaan secara fisik seperti gangguan pada syaraf bicara, gangguan alat bicara, keterbatasan lidah dan juga akibat psikologisnya yaitu ketegangan yang berasal dari reaksi seseorang terhadap lingkungannya, stress mental karena sesuatu yang dirasakan tidak dapat dilakukannya.

  • Gangguan Berpikir

Dalam memilih dan menggunakan unsur leksikal, sintaksis dan semantik tertentu seseorang menyiratkan afeksi dan nilai pribadinya pada kata-kata dan kalimat-kalimat yang dibuatnya. Hal ini berarti, setiap orang memproyeksikan kepribadiannya pada gaya bahasanya. Lalu kalau diingat bahwa ekspresi verbal merupakan pengutaraan isi pikiran, maka yang tersirat dalam gaya bahasa tentu adalah isi pikiran itu. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa ekspresi verbal terganggu bersumber atau disebabkan oleh pikiran yang terganggu.

Contoh orang yang mengalami gangguan berfikir:

Nama               : Buhari

Umur               : 72 tahun

Alamat             : Cempae, Kab. Soppeng (pikun)

Penyebab        : Penyebab pikun ini antara lain karena terganggunya fungsi otak dalam jumlah besar, termasuk menurunnya jumlah zat-zat kimia dalam otak atau karena faktor usia.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s