tugas 5 psikolinguistik (KAMILA 105104018)

Tugas 5 Psikolinguistik

  1. 1.      Gangguan Berbahasa

Berbahasa, berarti berkomunikasi dengan menggunakan suatu bahasa. Untuk dapat berbahasa diperlukan mengeluarkan kata-kata. Ini berarti, daerah Broca dan Wernicke harus berfungsi dengan baik. Kerusakan pada daerah tersebut dan sekitarnya menyebabkan terjadinya gangguan bahasa yang disebut afasia, dalam hal ini Broca sendiri menamai afemia.

Nama               : Nursang

Alamat             : Soppeng/Paowe

Jenis                : Bisu

Penyebab         : Penderita mengalami kebisuan sejak lahir karena faktor bawaan. Meskipun tidak mampu mendengar, namun ia mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat.

  1. 2.      Gangguan Berbicara

Berbicara merupakan aktivitas motorik yang mengandung modalitas psikis. Oleh karena itu, gangguan berbicara ini dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori. Pertama, gangguan mekanisme berbicara yang berimplikasi pada gangguan organic dan kedua, gangguan berbicara psikogenik.

Nama               : Syairdana

Alamat             : Soppeng

Jenis                : Gagap

Penyebab          :Penderita mengalami kegagapan karena faktor stres dalam kehidupan berkeluarga. Ibunya meninggal sewaktu dia masih kecil sehingga tidak ada yang memperhatikannya. Dia mempunyai saudara laki-laki empat tetapi tidak ada yang mempedulikan karena sibuk dengan urusan masing-masing.

  1. 3.      Gangguan Berpikir

Dalam memilih dan menggunakan unsur leksikal, sintaksis dan semantik tertentu seseorang menyiratkan afeksi dan nilai pribadinya pada kata-kata dan kalimat-kalimat yang dibuatnya. Hal ini berarti, setiap orang memproyeksikan kepribadiannya pada gaya bahasanya. Lalu kalau diingat bahwa ekspresi verbal merupakan pengutaraan isi pikiran, maka yang tersirat dalam gaya bahasa tentu adalah isi pikiran itu. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa ekspresi verbal terganggu bersumber atau disebabkan oleh pikiran yang terganggu.

Nama               : Samsir

Alamat             : Soppeng/Cenrana

Jenis                : Depdresi

Penyebab         :Penderita mengalami depresi karena keinginannya untuk menjadi polisi tidak tercapai. Dia sering berbiraca pada diri sendiri serta sering mengamuk disaat-saat tertentu.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s